Senin, 14 September 2015

Kali ini saya akan memposting Budaya Bandung guys!!! :D Kita mulai dulu dari sejarah kota kembang ini :



Hasil gambar untuk foto pemandangan di bandung
Sejarah Bandung
Kota Bandung yang kita kenal sering disebut dengan nama kota Bendungan karena terletak di pelabuhan Tangkuban Perahu, dimana gua perahu disebut dengan “Perahu Bandung “di resmikan oleh Ira.Kusuma Dua.Kota Bandung sering sekali berganti nama dari Parisvanjava menjadi kota India Belanda dimana telah terjadi konferensi Asia Afrika (1959) dengan anti kolonialisme.Pada masa kerajaan Padjajaran (1488) dimana pada tahun 1799 VOC mengalami kebangkrutan sehingga sekarang kekuasaan kota Bandung berada di bawah seorang Bupati Ira.Kusuma Dua.

Budaya bandung
Bandung memiliki suatu kebudayaan tersendiri yang di sebut dengankebudayaan Sunda. Nah sebelum membahas Kebudayaan Bandung.Kata “Budaya berasal dari bahasa sansekerta budhayah yang merupakan bentuk jamak dari kata Buddhi yang berarti “budi” dan “akal”.Kebudayaan itu diartikan sendiri sebagai hal – hal yang berkaitan dengan budi atau akal.
Menurut E.B.Taylor (1871) mengatakan bahwa kebudayan adalah ompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hokum, adapt istiadat, kemampuan dan kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.Sesungguhnya kebudayaan mencakup semua yang didapatkan dan dipeajari dari pola – pola perilaku normatif artinya mencakup segala cara atau pla piker, merasakan dan bertindak.
Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
Nah kita sudah tahu kan pengertian dari kebudayaan itu sendiri. Sekarang mari kita kenalan dengan kebudayaan Sunda. Sunda berasal dari hasil kawin-mawin antar-etnis dan bangsa di masa lalu. Secara biologis, mereka yang mengaku sebagai orang Sunda adalah keturunan kaum berdarah campuran aneka suku dan bangsa.Menurut garis besarnya, wilayah Budaya Sunda dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu Sunda Tengah atau Sunda Kota dan Sunda Pinggiran.Untuk Sukunya, ada suku Sunda, bahasa di Bandung, di dominasi oleh bahasa Sunda.
Namun, kalo sekarang lebih banyak sih pake bahasa indonesia, atau buat anak mudanya mempergunakan bahasa gaul. Intinya, meskipun perkembangan zaman semakin maju. Masih ada masyarakat yang mempertahankan keaslian dari budaya Sunda, lewat kampung Sunda, itu semua di lestarikan. Semoga kelak nantinya budaya di Bandung tidak hilang. Oleh karena itu mari kita sama – sama menjaga dan melestarikan kebudayaan kota Bandung.
Gedung Sate
Gedung Sate sering disebut sebagai pusat dari kota Bandung.Berada di Bandung, dekat dengan Gedung Merdeka, dan Museum Biologi.Gedung sate mulai dibangun pada bulan September 1960.Keseluruhan bangunan Gedung Sate dirancang oleh para arsitek Indonesia yaitu Soedarsono, Frederich Silaban dan Ir. Rooseno. Pada tanggal 17 Agustus 1951, Gedung sate diresmikan oleh Bupati Ira.Kusuma Dua. Dan mulai dibuka untuk umum sejak tanggal 12 Juli 1975.
Sedangkan wilayah taman hutan kota di sekitar Gedung sate dahulu dikenal dengan nama Lapangan Gasebo.Kemudian sempat berubah nama beberapa kali menjadi lapangan Merdeka kemudian berubah menjadi taman Gedung sate.

segitu dulu deh guys postingan tentang Kota kembang alias Bandung ini... ^_^

0 komentar:

Posting Komentar